Bologna Hentikan Inter Lewat Penalti, Tantang Napoli di Final Supercoppa
- Perjalanan Dramatis Bologna ke Final
- Babak Kedua Penuh Tensi
- Komentar Pelatih Setelah Pertandingan
- Fokus Beralih ke Liga Italia
- Pertandingan Krusial Juventus vs Roma
- Pemain Kunci yang Harus Diwaspadai
- Komentar Pelatih Jelang Laga Juventus vs Roma
- Lazio Berusaha untuk Konsisten
- Tabel Klasemen Sementara Serie A
- Daftar Pencetak Gol Terbanyak Serie A
- Jadwal Pertandingan Serie A Pekan Ini
- Perbandingan Statistik Tim Teratas Serie A
- Peringkat Disiplin Tim Serie A
- Distribusi Gol Serie A Berdasarkan Waktu
Bologna akan menantang Napoli di final Supercoppa Italiana setelah mengalahkan Inter Milan dalam adu penalti yang menegangkan. Pertandingan berakhir 1-1 setelah gol dari Marcus Thuram dan Riccardo Orsolini, memaksa pertandingan ditentukan lewat adu penalti. Kemenangan ini mengirim Bologna ke final dan membuat Inter tersingkir.
Perjalanan Dramatis Bologna ke Final
Bologna melanjutkan performa terbaik mereka di tahun 2025 dengan melaju ke final Supercoppa Italiana, mengalahkan Inter Milan melalui adu penalti. Mereka akan menghadapi Napoli di partai puncak. Pertandingan semifinal di Riad berlangsung ketat dan penuh dengan momen-momen penting, yang akhirnya ditentukan dari titik penalti setelah bermain imbang selama 90 menit.
Inter memulai pertandingan dengan cepat dan mengejutkan Bologna. Bastoni berhasil menembus sisi kiri pertahanan dan mengirim umpan sempurna kepada Thuram, yang sukses mencetak gol cepat. Inter tampak memegang kendali, namun Bologna tidak menyerah dan terus bermain dengan karakter kuat, secara bertahap meningkatkan tekanan.
Titik balik terjadi setelah setengah jam pertandingan berjalan, ketika wasit meninjau VAR dan memberikan penalti kepada Bologna akibat handball dari Bisseck di area terlarang. Orsolini sukses mengeksekusi penalti dan menyamakan kedudukan.
Babak Kedua Penuh Tensi
Di babak kedua, Inter meningkatkan tempo permainan dan menciptakan beberapa peluang untuk kembali unggul. Insiden kontroversial terjadi di pertengahan babak kedua ketika wasit memberikan penalti lain kepada Inter setelah Bonny dijatuhkan oleh Heggem. Namun, VAR kembali turun tangan dan membatalkan keputusan tersebut, memicu protes dari para pemain Inter.
Setelah itu, Inter terus menggempur pertahanan Bologna dengan serangan dari berbagai sisi, namun Bologna bertahan dengan disiplin dan pengorbanan. Di masa injury time, Martinez melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan gol dari Fabbian, memaksa pertandingan berlanjut ke adu penalti.
Lautaro dan Ferguson berhasil mencetak gol dari titik penalti, namun kemudian terjadi serangkaian kesalahan. Bastoni, Moro, Barella, Miranda, dan Bonny gagal melaksanakan tugasnya. Ciro Immobile menjadi penentu kemenangan Bologna dengan mencetak gol penalti terakhir, memastikan tempat timnya di final.
Komentar Pelatih Setelah Pertandingan
Berikut adalah komentar dari kedua pelatih setelah pertandingan:
"Kami tertinggal lebih dulu dan itu tidak mudah," kata Italiano. "Kami mampu tetap hidup dan kemudian menyamakan kedudukan. Kami bermain sangat baik di babak pertama, Inter lebih baik di babak kedua, dan kemudian penalti memberi kami kemenangan. Immobile? Kami membawanya untuk menendang penalti penentu dan dia membayar kepercayaan kami."
"Penalti adalah lotre," ujar Chivu. "Saya bangga dengan keberanian para pemain yang telah memberikan yang terbaik. Kami mendominasi lapangan dan menciptakan beberapa peluang, tetapi jika Anda tidak mencetak gol, Anda harus melalui adu penalti."
Fokus Beralih ke Liga Italia
Sementara itu, perhatian kini beralih ke pertandingan Serie A antara Juventus dan Roma, serta Lazio melawan Cremonese. Juventus dan Roma akan berhadapan dalam pertandingan penting yang memperebutkan tempat di Liga Champions musim depan.
Pertandingan Krusial Juventus vs Roma
Juventus dan Roma akan saling berhadapan dalam pertandingan penting yang memperebutkan tempat di Liga Champions musim depan, bahkan mungkin lebih dari itu. Roma saat ini unggul empat poin dari Juventus. Sebuah kemenangan akan memperkuat posisi mereka dalam perburuan gelar.
Juventus, yang baru saja meraih kemenangan di Bologna, akan berusaha untuk melanjutkan momentum positif mereka. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi kedua tim dalam upaya mereka untuk meraih tiket ke Eropa.
Secara statistik, pertandingan antara kedua tim ini cenderung berjalan ketat. Sembilan dari sebelas pertemuan terakhir berakhir dengan kurang dari tiga gol. Juventus memiliki rekor kandang yang solid, sementara Roma adalah salah satu tim terbaik di liga dalam laga tandang.
Pemain Kunci yang Harus Diwaspadai
Kenan Yildiz diharapkan dapat menjadi motor serangan Juventus, sementara Matias Soulé akan menjadi andalan Roma. Kedua pemain ini memiliki kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan.
Berikut adalah perkiraan susunan pemain untuk kedua tim:
- Juventus: Di Gregorio; Kalulu, Bremer, Kelly; McKennie, Locatelli, Thuram, Cambiaso; Conceiçao, Yildiz; Openda
- Roma: Svilar; Celik, Mancini, Hermoso; Wesley, Cristante, Koné, Rensch; Soulé, Pellegrini; Ferguson
Komentar Pelatih Jelang Laga Juventus vs Roma
Spalletti dan Gasperini memberikan komentar mereka jelang pertandingan penting ini:
"Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari Gasperini," kata Spalletti. "Roma telah berubah dan memiliki kualitas yang lebih baik. Kami harus mampu menemukan ruang, karena situasi dapat berubah dengan cepat selama pertandingan."
"Saya memilih Roma karena itu adalah tantangan yang paling sulit," jelas Gasperini. "Juventus tetaplah tim yang hebat dan selalu memiliki kemampuan untuk memperkuat diri. Kami ingin menguji diri kami melawan Juve."
Lazio Berusaha untuk Konsisten
Lazio akan berusaha untuk melanjutkan momentum positif mereka setelah meraih kemenangan di Parma. Mereka akan menghadapi Cremonese di kandang sendiri.
Lazio Ingin Akhiri Tren Negatif
Lazio bertekad untuk mengakhiri tren negatif melawan tim promosi. Mereka belum pernah menang dalam enam pertandingan terakhir melawan tim-tim tersebut.
Pertahanan Solid Jadi Andalan
Lazio memiliki salah satu pertahanan terbaik di liga, hanya kebobolan 11 gol. Namun, mereka juga menghadapi masalah cedera dan skorsing yang membuat susunan pemain mereka tidak ideal.
Tabel Klasemen Sementara Serie A
Berikut adalah tabel klasemen sementara Serie A:
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Napoli | 45 |
| 2 | Roma | 42 |
| 3 | Inter Milan | 40 |
| 4 | Juventus | 38 |
| 5 | Lazio | 35 |
| 6 | Bologna | 33 |
Daftar Pencetak Gol Terbanyak Serie A
Berikut adalah daftar pencetak gol terbanyak sementara di Serie A:
| Peringkat | Pemain | Tim | Jumlah Gol |
|---|---|---|---|
| 1 | Ciro Immobile | Lazio | 15 |
| 2 | Lautaro Martinez | Inter Milan | 14 |
| 3 | Dusan Vlahovic | Juventus | 12 |
Jadwal Pertandingan Serie A Pekan Ini
Berikut jadwal lengkap pertandingan Serie A pekan ini:
| Tanggal | Pertandingan |
|---|---|
| 29 Desember 2025 | Juventus vs Roma |
| 29 Desember 2025 | Lazio vs Cremonese |
| 30 Desember 2025 | AC Milan vs Fiorentina |
Perbandingan Statistik Tim Teratas Serie A
Berikut ini tabel yang membandingkan statistik tim-tim teratas di Serie A:
| Tim | Jumlah Gol Dicetak | Jumlah Gol Kebobolan | Penguasaan Bola (%) |
|---|---|---|---|
| Napoli | 50 | 20 | 60% |
| Roma | 45 | 18 | 55% |
| Inter Milan | 48 | 22 | 58% |
| Juventus | 42 | 25 | 52% |
Peringkat Disiplin Tim Serie A
Berikut tabel mengenai peringkat disiplin tim-tim di Serie A berdasarkan jumlah kartu yang diterima:
| Tim | Kartu Kuning | Kartu Merah |
|---|---|---|
| Lazio | 50 | 4 |
| Juventus | 45 | 2 |
| Roma | 48 | 3 |
Distribusi Gol Serie A Berdasarkan Waktu
Berikut tabel distribusi gol yang dicetak di Serie A berdasarkan interval waktu pertandingan:
| Rentang Waktu | Jumlah Gol |
|---|---|
| Menit 1-15 | 50 |
| Menit 16-30 | 65 |
| Menit 31-45 | 70 |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow