Inflasi AS dan Dampaknya pada Pemilu 2024: Antara Data, Persepsi, dan Strategi Politik
- Kenaikan Biaya Hidup: Beban Bagi Keluarga Amerika
- Dampak Shutdown Pemerintah Terhadap Data Inflasi
- Trump Memanfaatkan Inflasi dalam Kampanye Pemilu 2024
- Peran Kebijakan Biden dan Invasi Rusia ke Ukraina
- Strategi Trump: Proteksionisme dan Manufaktur
- Definisi 'Pekerjaan yang Baik' Menurut Rodrik
- Alternatif: Mengurangi Beban Biaya Hidup
- Kebijakan Negara Bagian untuk Mengurangi Biaya Hidup
- Pergeseran Persepsi Pemilih dan Dampak pada Pemilu Mendatang
- Dukungan dari The Economist Terhadap Argumen Trump
- Penilaian Terhadap Kesejahteraan Ekonomi
- Analisis Pekerjaan dengan Penghasilan dan Prestise Tertinggi
- Kegagalan Janji Upah Minimum Biden
- Hasil Pemilu Terbaru dan Pergeseran Dukungan
- Pentingnya Perhatian pada Biaya Hidup
Data terbaru dari U.S. Bureau of Labor Statistics menunjukkan bahwa pengangguran di Amerika Serikat mencapai 4,6% pada November lalu, tertinggi dalam empat tahun terakhir. Inflasi tercatat 2,7% secara tahunan, sedikit menurun dari 3% pada September.
Kenaikan Biaya Hidup: Beban Bagi Keluarga Amerika
Kenaikan biaya hidup menjadi perhatian utama bagi keluarga Amerika. Harga pangan, perumahan, perawatan medis, dan layanan anak-anak terus meningkat, membebani anggaran rumah tangga.
Berikut adalah rincian kenaikan harga kebutuhan pokok:
| Kategori | Kenaikan Harga (2014-2024) |
|---|---|
| Pangan | 36% |
Dampak Shutdown Pemerintah Terhadap Data Inflasi
Angka inflasi tersebut lebih rendah dari perkiraan ekonom, namun terpengaruh oleh tidak adanya pengumpulan data selama enam minggu akibat shutdown pemerintah. Ketidaksepakatan antara Partai Republik dan Demokrat mengenai anggaran menyebabkan penundaan aktivitas pemerintahan yang tidak penting.
Trump Memanfaatkan Inflasi dalam Kampanye Pemilu 2024
Donald Trump menjadikan isu inflasi sebagai senjata dalam kampanye pemilu 2024, menyalahkan kebijakan ekonomi Presiden Joe Biden. Ia bahkan mengadakan konferensi pers dengan dikelilingi produk makanan untuk meyakinkan pemilih bahwa harga akan turun jika ia terpilih kembali.
Trump mengklaim bahwa pada akhir masa jabatannya tahun 2021, inflasi stabil di 1,4%, sebelum melonjak selama masa jabatan Biden.
Peran Kebijakan Biden dan Invasi Rusia ke Ukraina
Menteri Keuangan Janet Yellen mengakui bahwa paket pengeluaran federal untuk pemulihan ekonomi dan bantuan langsung kepada keluarga berpenghasilan rendah mungkin telah memicu inflasi, mencapai puncak 9,1% pada Juni 2022. Namun, invasi Rusia ke Ukraina juga menyebabkan kenaikan harga energi dan pangan.
Inflasi sempat terkendali sebelum pemilu 2024, namun tidak cukup untuk mempengaruhi pilihan pemilih. Trump berhasil meraih keunggulan 3% di antara pemilih berpenghasilan di bawah $50.000 per tahun.
Strategi Trump: Proteksionisme dan Manufaktur
Strategi utama Trump adalah menghidupkan kembali industri manufaktur melalui proteksionisme. Namun, ekonom Dani Rodrik berpendapat bahwa otomatisasi dan integrasi pasar global telah menyebabkan penurunan sektor manufaktur di negara-negara maju.
| Tahun | Kenaikan Biaya Sewa Rumah dan Harga Rumah |
|---|---|
| 2019 - 2024 | 48% |
Definisi 'Pekerjaan yang Baik' Menurut Rodrik
Rodrik menekankan pentingnya menciptakan "pekerjaan yang baik", yang tidak hanya memberikan pendapatan yang layak tetapi juga martabat dan pengakuan sosial. Sektor jasa dan energi terbarukan lebih menjanjikan dalam hal ini daripada manufaktur.
Alternatif: Mengurangi Beban Biaya Hidup
Selain meningkatkan upah, solusi lain adalah mengurangi beban biaya hidup. Zohran Mamdani, Walikota New York, mengusulkan transportasi dan penitipan anak gratis, sewa yang dikendalikan, dan harga pangan yang dikendalikan di supermarket yang dikelola kota.
Kebijakan Negara Bagian untuk Mengurangi Biaya Hidup
Beberapa negara bagian telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi biaya hidup. New Mexico membuat penitipan anak gratis untuk semua penduduk. New York menghapus biaya makan siang sekolah dan meningkatkan pengurangan pajak untuk keluarga dengan anak-anak. Gubernur New Jersey berencana membekukan harga energi dan air.
Pergeseran Persepsi Pemilih dan Dampak pada Pemilu Mendatang
Sebanyak 46% pemilih AS menganggap biaya hidup saat ini sebagai yang terburuk dalam ingatan mereka. Kepercayaan terhadap Partai Demokrat dalam masalah ekonomi lebih tinggi daripada Partai Republik.
Perbandingan Sentimen Pemilih
| Kelompok | Persentase |
|---|---|
| Pemilih yang percaya Demokrat lebih baik dalam isu ekonomi | 37% |
| Pemilih yang percaya Republik lebih baik dalam isu ekonomi | 33% |
Isu biaya hidup kemungkinan akan menjadi faktor penentu dalam pemilihan paruh waktu mendatang, yang akan menentukan kendali Kongres.
Dukungan dari The Economist Terhadap Argumen Trump
The Economist, dalam sebuah artikel, berpendapat bahwa masalah biaya hidup lebih bersifat psikologis daripada ekonomi. Mereka menyarankan untuk memperkenalkan "dolar berat" untuk mengurangi nilai nominal harga dan menenangkan konsumen.
Penilaian Terhadap Kesejahteraan Ekonomi
Meskipun biaya layanan anak meningkat, hanya 11% rumah tangga AS memiliki anak di bawah usia lima tahun. Selain itu, terlepas dari kenaikan harga rumah dan kesulitan untuk membelinya, sekitar dua pertiga rumah tangga sudah memiliki rumah. Kira-kira setengah dari mereka yang mengambil hipotek melakukannya dengan tingkat bunga tetap di bawah 4%. Terlepas dari kenaikan harga makanan, bagian dari pendapatan yang digunakan orang Amerika untuk membeli makanan sedikit menurun, dari 10,6% pada tahun 2023 menjadi 10,4% tahun lalu.
Analisis Pekerjaan dengan Penghasilan dan Prestise Tertinggi
Menurut U.S. Bureau of Labor Statistics, profesi yang memberikan pendapatan dan prestise sosial adalah dokter (termasuk psikolog), eksekutif bisnis, insinyur komputer, serta pilot dan teknisi penerbangan.
Daftar Profesi dengan Penghasilan Tertinggi
| Profesi | Pendapatan Rata-Rata Tahunan (USD) |
|---|---|
| Dokter (termasuk psikolog) | 239.200 |
Rencana yang digariskan Rodrik juga mengkritik agenda legislatif tradisional Partai Demokrat tentang pekerjaan, yang berpusat pada pemberian kekuatan tawar-menawar yang lebih besar kepada karyawan. Bukti kegagalan mereka akan berada dalam penegasan bahwa, terlepas dari hasil legislatif yang dicapai oleh Biden di bidang ini, Trump memenangkan pemilihan tahun 2024.
| Kategori Pengeluaran | Kenaikan Biaya | Periode Waktu |
|---|---|---|
| Biaya Penitipan Anak | 29% | 2020 - 2024 |
| Biaya Kesehatan | 7.5% | 2022 - 2023 |
Kegagalan Janji Upah Minimum Biden
Rodrik tampaknya lupa bahwa presiden dari Partai Demokrat gagal mewujudkan proyeknya yang paling ambisius, yaitu menaikkan upah minimum dari $7,25 menjadi $15 per jam. Justru karena tidak menepati janji yang dibuat dalam kampanye tahun 2020 inilah yang berkontribusi untuk mengalihkan suara banyak pemilih berpenghasilan rendah ke Trump empat tahun kemudian. Sebaliknya, tidak seperti Rodrik, Jerome Powell, presiden Federal Reserve yang akan keluar, yakin bahwa kenaikan tingkat upah yang sederhana akan membantu meredakan “krisis keterjangkauan”. Seperti yang dia nyatakan pada tanggal 10 Desember lalu, gaji yang lebih tinggi akan memungkinkan orang untuk “kembali merasa sehat secara ekonomi”.
Hasil Pemilu Terbaru dan Pergeseran Dukungan
Partai Republik mengalami kekalahan melawan Partai Demokrat dalam pemilihan walikota New York dan untuk gubernur New Jersey dan Virginia. Selain itu, pada tanggal 2 Desember, mereka mencatat kemunduran yang kuat dalam pemilihan khusus yang diadakan di Tennessee untuk salah satu kursi negara bagian tersebut di Dewan Perwakilan Washington. Calon dari Partai Republik, Matt Van Epps, menang dengan selisih 9 poin, tetapi tahun lalu Trump menang di Tennessee dengan keunggulan 22 poin atas Harris.
Perbandingan Hasil Pemilu Tennessee
| Tahun | Pemenang | Selisih Poin |
|---|---|---|
| Pemilu Khusus 2 Desember | Matt Van Epps (Republik) | 9 |
| Pemilu Tahun Lalu | Donald Trump | 22 |
Terlepas dari janji dan jaminan Trump, harga rata-rata telur – yang pada tahun 2024 diasumsikan oleh taipan itu sebagai parameter utama ketidakpuasan konsumen atas lonjakan biaya hidup – telah meningkat sekitar seperlima dalam dua belas bulan terakhir. Sekarang dia berada di Gedung Putih dan gagal menahan inflasi, The Donald telah menurunkan apa yang disebut “krisis keterjangkauan” menjadi “penipuan” belaka yang diduga didalangi oleh Demokrat terhadapnya, seperti yang dia tegaskan kembali dalam pidatonya kepada para pendukungnya pada tanggal 9 Desember lalu di Mount Pocono, Pennsylvania.
Pentingnya Perhatian pada Biaya Hidup
Di tengah perdebatan tentang inflasi dan biaya hidup, jelas bahwa isu "keterjangkauan" akan terus menjadi pusat perhatian politik. Pemahaman yang akurat tentang data ekonomi dan dampaknya pada kehidupan sehari-hari sangat penting untuk mengatasi tantangan ini dan memastikan kesejahteraan ekonomi bagi semua warga Amerika.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow